Proses Terbentuknya Emas Putih


Negara kita yang kaya akan suber daya alamnya, selain memiliki kemegahan alam yang indah yang bisa dilihat dari ketinggian yaitu gunung-gunung yang megah dan dari kedalaman laut yang menyuguhkan begitu indah terumbu karang didalamnya. Juga memiliki kekayaan berlimpah yang tersembunyi dibawahnya.

Salah satu kekayaan tersembunyi yang jika dinilai dengan materi akan sangat besar nilainya yaitu emas. Emas dianggap sebagai logam mulia sejak dahulu yang dijadikan sebagai alat pembayaran dan alat tukar dalam perniagaan.

Seiring dengan perkembangan zaman emas kali ini tidak hanya semata-mata sebagai perhiasan atau koleksi semata, namun juga sebagai bisnis investasi yang sangat menguntungkan. Mengingat nilai jualnya yang semakin tinggi dari tahun ke tahun.

Ketika bicara emas, yang tebayang pertama kali adalah logam berwarna kuning berkilauan, meski emas murni memiliki warna kuning mengkilat, tetapi banyak emas yang dijual dipasaran terdiri dari dua jenis yaitu emas kuning dan emas putih.

Nah, bagi anda yang masih awam dengan apa yang namanya emas putih, berikut kami akan bagikan ulasan terkait emas putih serta kelebihan dan kekurangannya.

Mengenal Proses Terbentuknya Emas Putih

Logam mulia yang memiliki lambang Au dalam tabel periodik kimia ini memiliki karakteristik yang lunak dibandingkan perak. Karena sifatnya inilah yang membuatnya gampang ditempa sehingga dapat dijadikan beraneka ragam perhiasan.

Emas yang difungsikan sebagai perhiasan telah melalui proses pencampuran dengan logam lain, hal ini dilakukan untuk mengubah karakteristik emas yang semula lunak menjadi keras.

Ketika dicampur dengan logam lain, emas akan berubah warna terutama jika dicampurkan dengan nikel dan palladium, emas akan berubah menjadi warna putih. Karena proses pembuatannya yang menjadikan emas kuning berubah menjadi putih inilah hingga kemudian disebut dengan emas putih. Dan bisanya emas putih ini sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat cincin tunangan bagi mempelai pria. maupun wanita.

Sementara emas berwarna kuning dengan kandungan emas dibawah 24 karat biasanya dicampur dengan tembaga dan perak, kemudian hal inilah yang membuat emas tetap berwarna kuning. Jika dalam proses pembuatan cincin, emas yang paling bagus adalah dengan kadar 75% atau biasa disebut dengan 18k.

Kelebihan dan Kekurangan Emas Putih

Banyak kelebihan yang dimiliki emas putih dibandingkan emas kuning salah satunya karena sifat logamnya yang cenderung lebih keras. Hal ini disebabkan karena logam-logam pembentuknya yang memiliki karakteristik kuat dibandingkan emas kuning. Selain kuat emas putih juga gampang dibentuk.

Emas putih juga tampak anggun jika dipasangkan dengan berlian, karena emas putih akan membuat berlian berkilauan. Berbeda jika di pasangkan dengan emas kuning justru membuat berlian tampak kekuning-kuningan.

Dari kelebihan-kelebihan yang dimilikinya ternyata emas putih juga mempunyai kekurangan yang harus di ketahui. Salah satunya karena campuran nikel pada emas putih yang menyebabkan timbulnya reaksi alergi bagi mereka yang berkulit sensitive.

Emas putih juga memerlukan perhatian lebih pada aspek perawatannya dibandingkan emas kuning, hal ini dikarenakan warna asli emas putih tidaklah putih berkilau, namun putih kusam atau keabu-abuan

Emas putih yang banyak dijual dipasaran sudah dilapisi rhodium yang membuat warnanya putih berkilau. Namun lapisan ini akan memudar seiring dengan pemakaiannya. Oleh karena itulah emas putih harus dilakukan perawatan rutin secara berkala dan jika perlu anda harus mealpisinya lagi setelah 12-18 bulan.

Itulah tadi beberapa penjelasan terkait emas putih dan kekurangan kelebihannya. Untuk pemesanan cincin couple emas bisa cek di http://spillajewelry.com. Semoga Bermanfaat.